Assalamu’alaikum Wr. Wb

Selamat datang di website Guru TIK

SMP MADINATUL HADID CILEGON

Pengauasaan Mata Pelajaran TIK adalah Kebutuhan Globalisasi
Perkembangan teknologi informasi dalam era global yang semakin pesat memberikan tantangan tersendiri bagi semua bidang kehidupan. Hampir keseluruhaan aktifitas kita senantiasa bersentuhan secara langsung dengan perangkat teknologi informasi dan komunikasi. Sayangnya dalam bidang pendidikan kita belum memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut secara maksimal. <!–more–> Pada kenyataannya, dibandingkan dengan negara lain, bangsa indonesia masih tertinggal dari bangsa lain dalam pemanfaatan teknologi informasi pada proses pembelajaran. Minimnya Penguasaan perangkat dan keterbukaan wawasan dari para pendidik untuk menggunakan perangkat TIK merupakan salah satu kendala yang perlu direduksi. Dengan kondisi semacam ini, diperlukan sebuah terobosan untuk mengatasi masalah kelambanan penguasaan TIK tersebut. Memang sedikit terlambat, namun lebih baik daripada tidak sama sekali. Dalam pertemuan ke-42 Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan Asia Tenggara (SEAMEO) pada Maret lalu di Nusa Dua, Bali, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui rendahnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pendidikan. Menyikapi kondisi tersebut maka pemerintah mulai memunculkan berbagai produk pendidikan. Beberapa tahun terakhir ini, konsep dan metode pembelajaran di sekolah semakin diperkaya dengan keberadaaan mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pada awalnya mata pelajaran ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan khusus bagi siswa sebagai bentuk persiapan untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Sebagaimana mata pelajaran yang bermuatan keterampilan yang lebih dulu lahir. Dalam kenyataannya kemudian, mata pelajaran TIK tidak hanya menawarkan sebuah materi pengetahuan akan tetapi juga memberikan sebuah wawasan dan pengalaman baru bagi guru dan siswa dibandingkan dengan metode pengajaran konvensional selama ini.
Integrasi TIK dengan Mata Pelajaran LainDewasa ini, materi-materi berupa keterampilan teknis TIK dirasakan sudah sangat diperlukan oleh para siswa untuk memenuhi kebutuhan belajar yang semakin kompleks, pada tataran Sekolah Dasar siswa diberikan materi dasar pengetikandengan menggunakan software berbasis windows maupun freeware-freeware yang banyak tersedia di internet, pada kenyataannya siswa SD dapat dengan mudah menyerap materi pelajaran yang diberikan terutama karena banyaknya unsur multimedia yang menarik di dalam penyampaian materi pelajaran. Faktor ketertarikan siswa inilah yang kemudian mampu memberikan pengaruh positif berupa meningkatnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan tugas yang diberikan, dan secara tidak langsung memberikan stimulus kepada otak siswa untuk semakin kreatif.Menyikapi hal ini, rasanya perlu disadari bahwa sejatinya guru dan siswa secara umum memiliki kesamaan minat terhadap teknologi, meskipun pada kenyataannya kita masih sering menemui pola pikir beberapa kalangan pendidik yang cenderung pragmatis. Mata pelajaran TIK seyogyanya tidak dipandang sebagai sebuah mata pelajaran yang dikhususkan semata untuk memberikan pengetahuan berupa penguasaan materi teknis. Akan tetapi perlu dibuka wacana yang lebih luas untuk mengintegrasikan mata pelajaran TIK dengan Mata pelajaran lain.Sudah saatnya TIK dijadikan “alat” bagi siswa untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan baru sekaligus mengekspresikan hasil belajarnya pada akhir tema atau topik pembelejaran. Dengan adanya perangkat KTSP semua guru termasuk guru komputer diberi kebebasan untuk membuat silabusnya sendiri. Dengan cara seperti ini maka guru TIK bisa dengan bebas memainkan peranannya dalam mendukung proses pembelajaran di kelas. Integrasi TIK dengan mata pelajaran lain menjadi sangat menguntungkan bagi proses pembelajaran, pelatihan-pelatihan penggunaan software publisher semacam Microsoft Powerpoint, Macromedia Flash, Alpha SCSI, dll. Semakin sering dilakukan dengan peserta guru-guru mata pelajaran umum. Hal ini tentu saja adalah upaya yang sangat positif untuk membangun pola pikir baru kepada kalangan guru untuk menguasai komputer dan program yang menunjang proses pembelajaran berdasarkan spesfikasi materi masing-masing, akan tetapi rasanya proses ini akan cenderung memakan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan memanfaatkan keberadaan guru TIK sebagai unsur penunjang pelaksanaan pembelajaran dalam penyampaian materi pada mata pelajaran umum. Pergeseran Wawasan

Perkembangan kebutuhan siswa belajar selayaknya senantiasa seiring dengan berkembanganya metode dan pendekatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan sekolah, Pemanfaatan TIK yang lebih maksimal dalam proses pembelajaran adalah merupakan sebuah kenyataan yang harus dijalani dalam perjalanan pendidikan bangsa ini. Memang disadari sepenuhnya bahwa untuk mecapai tataran ideal dalam penggunaan TIK di sekolah membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Kebutuhan perangkat komputer yang memadai merupakan salah satu hal yang perlu diupayakan oleh pihak sekolah, dalam beberapa tahun kedepan dimana akses internet akan semakin murah dan dapat dijangkau oleh lebih banyak lapisan masyarakat, maka sekolah dituntut untuk mampu menjawab tatangan tersebut dengan mempersiapkan sedini mungkin kualitas-kualitas individu yang lebih baik. Ketersediaan sarana berupa perangkat komputer, laboratorium dan guru TIK yang memadai akan memberikan nilai tambah bagi sekolah dan siswa, dengan cara seperti ini maka guru-guru mata pelajaran lain dapat sekaligus belajar untuk mengnal dan menggunakan perangkat TIK. Dengan harapan bahwa keberlangsungan pendidikan di indonesia akan semakin dekat kepada tujuan menciptakan kualitas-kualitas manusia yang unggul.

One thought on “Assalamu’alaikum Wr. Wb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s